Pembibitan Kelapa Sawit

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI KEBUN HIKMAH 2

Tanggal Pelaksanaan : 20 – 24 Nopember 2009
Jam Pelaksanaan : 07. 00 – 16. 00 wib
Lokasi Pelaksanaan : Divisi Bibitan
A. Persiapan Areal Bibitan
1. Definisi : Suatu kegiatan yang dilakukan agar dapat melaksanakan kegiatan pembibitan.

2. Tujuan Pekerjaan : Untuk mempersiapkan areal pembibitan.
3. Alat dan Bahan :
a. Alat yang digunakan adalah :
– Top con
– Excavator, Buldozer, Road Grader.
b. Bahan yang digunakan adalah :
– Pipa instalasi air
– selang kirico
– kawat duri, tiang kayu dan pompa air.
4. Cara Pelaksanaan :
1. Penentuan areal.
 Lokasi kemiringan maksimal 5%.
 Tidak banjir pada saat musim hujan.
 Dekat sumber air dan tersedia dalam jumlah yang cukup.
 Aman dari gangguan binatang liar.
 Dekat dengan lokasi penanaman.
2. Pengukran Areal Pembibitan.
3. Pembersihan lahan.
4. Pembuatan jalan dan parit keliling.
5. Pembuatan waduk penampung air.
6. Pembuatan instalasi penyiraman.
7. Pembuatan pagar kawat prenursery

Tanggal Pelaksanaan : 20 – 24 Nopember 2009
Jam Pelaksanaan : 07. 00 – 16. 00 wib
Lokasi Pelaksanaan : Divisi Bibitan
B. Kegiatan di Prenusery
1. Definisi : Suatu kegiatan tahap awal pembibitan kelapa sawit dengan cara
Penanaman kecambah di ploybag kecil.
2. Tujuan Pekerjaan : Menanam kecambah untuk dijadikan bibit kelapa sawit.
3. Alat dan Bahan :
a. Alat yang digunakan adalah :
– Cangkul, ayakan tanah.
– Kayu pelubang (tugalan).
b. Bahan yang digunakan adalah :
– Polibag kecil ( 15 x 23 cm ).
– Kecambah
– Tanah top soil yang sudah diayak dan pupuk RP.
4. Cara Pelaksanaan :
1. Persiapan media tanah.
 Tanah top soil diayak agar bebas dari sampahlalu dicampur dengan pupuk RP 10 kg/4,5 m3 tanah dan dikeringkan selama 4 minggu.
2. Pengisian polibag dengan tanah hingga penuh dan disusun pada bedengan dengan cara :
– Utara – Selatan 8 polibag, Timur – Barat 125 polibag (1000 polibag)
 Utara – selatan 10 polibag, Timur – Barat .
Dengan jarak antar bedengan 0,5 m.
3. Penerimaan atau seleksi kecambah.
– Kecambah yang tidak lolos seleksi atau abnormal dimusnahkan dengan membuat berita acara.
4. Penanaman kecambah.
– Polybag yang telah diisi tanah disiram terlebih dahulu agar lembab, kemudian dibuat lubang tepat ditengah sedalam 2 cm dengan kayu tugal atau dengan jari.
– lalu kecambah dimasukan dalam lubang dengan flumula diatas dan radikula dibawah, lalu ditutup dengan tanah.
– Setiap bedeng diberi papan identitas berisikan varietas, maleprogeny dan number, tanggal dan jumlah kecambah tertanam.
5. Perawatan.
– Penyiraman dengan ciriko 2 liter/hari.
– Merumput
– Konsolidasi.
– Pemupukan
– Pengendalian hama penyakit
6. Seleksi bibit dipre nursery.

LAPORAN PRAKTEK KERJA LAPANGAN DI KEBUN HIKMAH 2

Tanggal Pelaksanaan : 20 – 24 Nopember 2009
Jam Pelaksanaan : 07. 00 – 16. 00 wib
Lokasi Pelaksanaan : Divisi Bibitan
C. Kegiatan di Main Nursery
1. Definisi : Kegiatan setelah Pre Nurseri sebelum bibit siap di tanam di lahan.

2. Tujuan Pekerjaan : Mempersiapkan bibit sebelum di pindahkan kelahan.
3. Alat dan Bahan :
a. Alat yang digunakan adalah :
– Cangku, ayakan tanah, kayu pelubang.
– Handsprayer.
b. Bahan yang digunakan adalah :
– Tanah topsoil.
– Polibag (40 x 50)
– Pupuk RP, Herbisida dan Insektisida.
4. Cara Pelaksanaan :
1. Persiapan media tanah.
 Tanah topsoil yang setelah di ayak di campur dengan pupuk RP (10 Kg / 4,5 m3) lalu di keringkan (dibiarkan dalam 4 minggu)
2. Pengisian dan penyusunan polybag
 Polybag diisi tanah sampai penuh lalu disusun dengan jarak tanam 0,9×0,9×0,9 m.
3. Pemindahan dan penanaman bibit
 Pemindahan bibit dilakukan pada umur 3 bulan sesuai dengan tanggal tanam, varietas no male pisifera.
 Penanaman bibit.
4.Pemeliharaan bibit di main nursery .
_ Mulsa : pembarian mulsa berupa fiber dan cangkang untuk
menjaga kelembapan tanah dan tumbuhnya rumput
– Penyiraman untuk main nursery sekitar 2-3 liter/ hari.
– Konsolidasi, pertama dilakukan 1 minggu setelah tanam dan
selanjutnya dilakukan setiap bulan.
– Merumput, didalam polybag dengan cara dicabut ( rotasi 2
minngu sekali ) dan merumput diantara polybag dengan bahan
kimia.
5. Pemupukan.
– Pemupukan ditaburkan dipermukaan tanah melingkar 4-5 cm
dari batang tanaman dan tidak dibenarkan mengenai daun dan taman.
6. Pengendalian hama penyakit.
– Menggunakan insektisida atau fungisida.
7. Seleksi bibit di Main Nursery
5. Analisa Biaya
Pemisalan pembibitan 14256 kecambahMN semua lolos seleksi.
Analisis biaya 1. Analisis Biaya saat pembukaan lahan – (proyek kontraktor ).
2. Pre Nurseri (PN).
@Harga Polibag 1 Kg = kurang lebih 80 – 100 Kantong ( 15 X 23 cm, tebal 0, 22cm) = Rp2025 / Kg
= 2025 Kg/80 kantong = Rp25,3/kantong
@ Pupuk RP = 10 Kg/ 4,5 m3= 10.000 /4500
=2,2gram /polibag —- > 1 polibag =1 Kg (PN)
1 Kg Pupuk RP = Rp. 1913.
= Rp1913 / 1000 = Rp1,913 gram.
2, 22 gram pupuk RP =1, 913 X 2, 22 =Rp. 4,25
@Pengisian dan Penyusunan polibag (PN) = Rp. 100 / polibag
@Penanaman kecambah 1 HK = Rp 34000 /1000 butir kecambah = Rp. 34/ kcbh.
@Pemupukan : – Umur 4 Minggu Urea 30gram /400 pkk  dilarutkan ke 18 ltr air
1 Kg Urea = Rp. 2, 995 /1000 gr = Rp.2,995 /gr.
30 r urea = 30 gr /400 pkk = 0,075 gr/pkk.
= 0,075 X Rp. 2,995= Rp. 0,225/ pkk.
– Umur 5 Minggu NPK 60 gr/400 pkk- 18 ltr air
1 kg NPK = Rp.3654 / 1000gr = Rp.3,654/ gr
60 gr NPK= 60 gr / 400 pkk = 0,15 gr/pkk
= 0,15 x Rp. 3,654/gr = Rp. 0,55 /pkk.
– Umur 6 Minggu sama dengan umur 5 minggu = Rp. 0,55/pkk.

- Umur 7 Minggu NPK 75 gr/400 pkk
1 kg NPK = Rp.3654 / 1000gr = Rp.3,654/ gr
75 gr NPK= 75 gr / 400 pkk = 0,1875 gr/pkk
= 0,1875 x Rp. 3,654/gr = Rp. 0,69 /pkk.

- Umur 8 Minggu NPK 90 gr/400 pkk
1 kg NPK = Rp.3654 / 1000gr = Rp.3,654/ gr
90 gr NPK= 90 gr / 400 pkk = 0,225 gr/pkk
= 0,225 x Rp. 3,654/gr = Rp. 0,82 /pkk.

- Umur 9 Minggu NPK 3,5 gr/pkk
1 kg NPK = Rp.3654 / 1000gr = Rp.3,654/ gr
3,5 x Rp. 3.654/gr = Rp. 12,789/pkk

-Umur 10 Minggu sama dengan umur 9 minggu = Rp. 12,789/pkk.
– Umur 12 Minggu NPK 7 gr/pkk untuk 4 kali aplikasi
1 kali aplikasi = 1,75 gr/pkk
Rp. 12,789/pkk x 4 = Rp. 51,156/pkk.

@HK untuk pemupukan = 3.000pkk/HK
Rp./pkk = Rp. 34.000/3.000
= Rp. 1,133/pkk
@Merumput 1 HK/ 4.000 pkk = Rp. 34.000/4000 pkk
= Rp. 8,5/pkk.
@Konsolidasi 1 HK/5.000 pkk = Rp. 34.000/5.000 pkk.
= Rp. 6,8/pkk.

• Pengendalian hama dan Penyakit
Aplikai 1 minggu sekali mulai umur 4 minggu sampai 12 minggu, Jadi seluruhnya ada delapan kali aplikasi.
1 keep untuk 600 pkk.
Dosis/keep : Dithane m-45 = 30 gr/keep
Decis = 30 cc/keep
Bayfolan = 30 cc/keep
Ally = 7,5 gr/keep
@Dithane m-45 = Rp. 59.112/1.000 gr
= Rp. 59,112/gr
Rp. 59,112 x 30 gr = Rp. 1.773,36
Per pokok = 30 gr /6.000 = 0,005 gr/pkk
Harga/pokok = Rp. 1.773,36/6000 = Rp. 0,29/pkk.
Rp. 0,29 x 8 aplikasi = Rp. 2,32/pkk.

@Decis = Rp.144.460/1.000 cc
= Rp. 144,46/gr
Rp. 144,46 x 30 cc = Rp. 4.333,8
Per pokok = 30 cc /6.000 = 0,005 cc/pkk
Harga/pokok = Rp. 4.333,8/6000 = Rp. 0,72/pkk.
Rp. 0,72 x 8 aplikasi = Rp. 5,76/pkk.

@Untuk Bayfolan = Rp. 25.541/1.000 cc
= Rp. 25,541/cc
Rp. 25,541 x 30 cc = Rp. 766,23
Per pokok = 30 cc /6.000 = 0,005 cc/pkk
Harga/pokok = Rp. 766,23/6000 = Rp. 0,12/pkk.
Rp. 0,12 x 8 aplikasi = Rp. 0,96/pkk.

@Untuk Ally = Rp. 360.000/1.000 gr
= Rp. 360/gr
Rp. 360 x 7,5 gr = Rp. 27.000
Per pokok = 7,5 gr/6.000 = 0,00125 gr/pkk
Harga/pokok = Rp. 2.700/6000 = Rp. 0,45/pkk.
Rp. 0,45 x 8 aplikasi = Rp. 3,6/pkk.

@HK untuk Pengendalian hama dan penyakit = 6.000polibag/HK
Rp./pkk = Rp. 34.000/6.000
= Rp. 5,66/pkk
@Hk yang dibutuhkan = 14.256/6000 = 2,376 HK → 2,5 HK
@Biaya tenaga kerja = Rp. 34.000 x 2,5 HK = Rp. 85.000,-.

@Biaya keseluruhan di Prenursery ( PN ) =
25,3 + 4,25 + 100 + 34 + 0,225 + 0,55 + 0,55 + 0,69 + 12,789 + 0,82 + 12,789 + 25,58 + 1,133 + 8,5 + 6,8 + 2,32 + 5,76 + 0,96 + 3,6 + 5,66 = Rp. 278,15/pkk.

3. Analisis Biaya untuk Pembibitan di Main Nursery.
1 Kg polybag besar = 10 Kantong = Rp19.223 / Kg
1 kantong = Rp. 19.223/10 = Rp. 1.923,3/kantong

@Pupuk RP = 10 Kg/ 4,5 m3= 10.000 /4500
=2,2gram x 15 ( 1 polibag ± 15 Kg )
= Rp. 33,3 gr.
1 kg pupuk RP = Rp. 1.913 / 1000 = Rp1,913 gram.
3, 33 gram x Rp. 1, 913 = Rp.63,70

@Pengisian dan Penyusunan polibag (MN) = Rp. 275 / polibag
@Pemancangan dan tongkat pancang 2 HK/Ha = Rp 68000 /14256 = Rp. 4,76/pancang.
@Pemindahan/penanaman dari PN ke MN = 1 HK/125 pkk = Rp.34.000/125 = Rp.272/pkk
@Spacing/penyusunan polybag = Rp. 100/polybag
@Pemulsaan = 600 pkk/HK = 34.000 / 600 = Rp. 56,66/ pkk
@Konsolidasi = 1 HK  4000 pkk = Rp. 34.000 / 4000 = Rp. 8,5 / pkk
@Merumput = 4000 pkk / HK = Rp. 8,5 / pkk
@Pemupukan  umur bibit 14, 16, 18, 20, 22, 24
 pemupukan NPK 7 g/pkk
@ 1 kg NPK= Rp 3654/1000 g
= 3,654/g
= Rp 3,654 x 7
= 25,578/pkk
Umur bibit 18 x 24 pemupukan Rp 7 g/pkk
@ 1 kg RP = Rp 1913/1000g
= Rp 1,913/g
= Rp 1,913 x 7
= 13,391/pkk
Umur bibit 26, 28, 30, 32  NPK 15 g
@ Pemupukan NPK = Rp 3654/1000 g
= 3,654/g
= Rp 3,654 x 15
= Rp 54, 81/pkk
Umur bibit 32 minggu  15 g RP/Kliserite
1 kg RP = Rp 1913/1000 g
= 1,913/g
= 1,913 x 15
= 28,695/pkk
Pada umur 34, 36, 40, 44, 46, 46 dan 48  NPK 30 g/pkk
@ Pemupukan NPK = 3654/1000 g
= 3,654/g
= 3,654 x 30
= 109,62/pkk
Pada umur 38, 42 dan 51  pemupukan RP = 30 g/pkk
@ Pemupukan RP = 1 kg RP = Rp 1913/1000 g
= 1,913/g
= 1,913 x 30
= 57,39/pkk
PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT (H/P)  aplikasi 2 kali sebulan
Mulai umur 14 – 51 minggu :  51 – 14 = 37 : 2 Aplikasi = 18,5  19 kali aplikasi.
1 Keep  600 pkk
Dalam 1 Keep : dosis Dithane m-45 = 30 g
Decis = 30 cc
Byfolan = 30 cc
Ally = 7,5 g
@Dithane = Rp. 59112 / 1000 grm = 59,112/grm
= 59,112 x 30 = Rp.1773,36.
 per pokok = 30 grm / 600 = 0,05
 harga/ pokok = Rp. 1773,36 / 600= Rp. 2,9556 x 19 = Rp. 56,1564
@Decis = Rp. 59112 / 1000 cc = 114,460/cc
= 114,460 x 30 = Rp.4333,8.
 per pokok = 30 grm / 600 = 0,05
 harga/ pokok = Rp. 4333,8 / 600= Rp. 7,223 x 19 = Rp. 137,237
@Byfolan = Rp. 25541 / 1000 cc = 25,541/cc
= 25,541 x 30 = Rp.766,23.
 per pokok = 30 grm / 600 = 0,05
 harga/ pokok = Rp. 1,277 / 600= Rp. 1,277 x 19 = Rp. 24,26
@Ally = Rp360.000 / 1000 grm = 360/grm
= 360 x 7,5 = Rp.2700.
 per pokok = 7,5 grm / 600 = 0,0125 grm / pkk
 harga/ pokok = Rp. 2700 / 600= Rp. 4,5 x 19 = Rp. 85,5
@ 1 HK = 600 polybag  Rp. 34.000 / 600 = Rp. 56,66/ pkk
= 14256 pkk / Ha / 600 = 23,75 HK
= Rp.34.000 x 23,75 = Rp. 807.500
@ Biaya keseluruhan di MN untuk 1 pokok = 1923,3 + 63,70 + 275 + 4,76 + 272 +
100 + 56,66 + 8,5 + 8,5 + 153,468 + 26,78 + 219,24 + 28,695 + 657,72 + 172,17
+ 56,5164 + 137,237 + 24,26 + 85,5 + 56,66 = Rp. 4330,30 / pkk.
@ Biaya total di PN dan MN adalah = PN + MN Rp. 247,66 + Rp. 3361,71 = Rp.3609,37/pkk

Analisis biaya pembibitan kelapa sawit kebun telaga hikmah II

Kelompok B :
– Nirwansyah
– Ade Indra Putra
– Happy Dharmawan
– Heri Jonathan Haloho

About these ads

Perihal puputwawan
About me? I don't have more story or something to description about me..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 31 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: