BUDIDAYA STEVIA

Oleh : Prof. Meng Qing Fu

Proses umum pertumbuhan stevia meliputi semai, transplanting, perawatan, pengendalian rumput secara kimiawi serta pengendalian hama dan penyakit. Persemaian ini merupakan kunci karena biji stevia sangat kecil, tidak semua biji bisa berkecambah dan untuk berkecambah memerlukan waktu sangat lama. Jika persemaian tidak ditangani dengan baik maka akan mengurangi jumlah biji yang berkecambah. Bibit sehat ini merupakan kunci keberhasilan penanaman stevia oleh karena itu kita harus menghasilkan bibit yang kuat.
Untuk daerah yang berbeda maka waktu untuk mulai menyemai juga berbeda. Di China bagian utara semai dapat dilakukan pada dua minggu pertama bulan Maret, di China bagian timur laut dan barat laut semai dapat dilakukan pada dua minggu pertama bulan April, di propinsi SiChuan dan propinsi HuBei semai dilakukan pada dua minggu terakhir bulan Maret.

PERSEMAIAN STEVIA
1. Persiapan Bedengan
a. Buat bedengan yang dekat dengan air dan tanah subur (tanah lempung dan alkali tidak cocok untuk digunakan).
b. Buat bedengan dengan arah timur barat.
c. Bedengan dibuat dengan ketinggian 10 cm, lebar 1.2-1.5 m dan panjang 15-20 m.
d. Setiap bedengan diberi pupuk kandang sapi 400 kg atau pupuk kandang ayam 100 kg, pupuk mineral 3-5 kg. Pupuk mineral digunakan untuk sterilisasi biji dan pupuk tersebut mengandung mikroelemen yang dibutuhkan untuk perkecambahan biji. Tidak boleh menggunakan pestisida dan biopotas.
e. Olah tanah setinggi 5 inch (15 cm), campur tanah dengan pupuk dan buat permukaan agar lembut.
2. Perlakuan biji
Jemur biji pada tempat yang teduh dan buang pappus dengan tangan secara lembut.
3. Penyemaian dan Penyungkupan
Siram tanah, taburkan 25-50 kg biji pada bedengan dan tutup tipis dengan tanah yang lembut, tutup dengan sungkup (terbuat dari plastik film, dengan ketinggian 40-50 cm, lebar 1.8-2 m). Setelah 50-60 hari biji bisa menjadi bibit (can grow into seedlings). Pada saat musim panas bisa menjadi bibit dalam waktu 40-50 hari.
4. Perawatan Bedengan
Setelah biji disebar kita harus tetap menjaga agar bedengan tetap lembab hingga biji berkecambah dalam waktu 3-5 hari setelah itu kita buka sungkup. Kita jaga bedengan tetap lembab sampai biji mempunyai 3 daun. Suhu yang paling bagus untuk perkecambahan sekitar 20-250C. jika suhu terlalu rendah kita bisa memberikan potongan rumput untuk menjaga agar suhu tetap hangat. Jika suhu sekitar 300C kita harus memberikan naungan untuk menjaga agar tidak terlalu panas.
• Pada saat bibit sudah mempunyai 3 daun kita bisa membuka sungkup hingga tanah agak mengering kemudian menutupnya lagi.
• Pada saat bibit mempunyai 4 daun kita bisa membuka sungkup pada pagi hari dan menutupnya kembali pada sore hari. Jika tanah masih lembab kita tidak perlu menyiramnya lagi.
• Pada saat bibit mempunyai 5 daun sungkup dibuka (total). Semprotkan pupuk setiap 5-10 hari sekali. Dalam 1m2 biasanya terdapat 1500-2000 bibit.
• Pada saat bibit mempunyai 6 daun kita bisa melalukan transplanting di areal. Lima hari pertama kita tidak perlu melakukan penyiraman.
Bibit yang sehat mempunyai 5-6 daun, tinggi tanaman 12-15 cm, batang sedikit berkayu, daun lebar, hijau, daun pucuk berbentuk konkaf, mempunyai 5-7 akar sekunder, 2-3 daun telah memiliki cabang.

TRANSPLANTING DAN PENANAMAN DI AREAL
1. Pembuatan alur tanaman
Stevia cocok di tanam di tanah yang subur dan dekat dengan air, ditambah 3-5m2 pupuk organic, 500 pond pupuk kandang ayam, pupuk mineral 50 kg. Ukuran kedalaman tanah 7 inch (15-20 cm), jarak antar tanam 25 cm, lebar 2-3 m , panjang 15-20 m. Alur tanaman menghadap utara selatan.
2. Transplanting
Stevia ditanam pada musim semi (temperatur udara 12-150C dan temperatur tanah 100C). Pada musim panas pemupukan dapat dilakukan untuk merangsang pertumbuhannya. Penanaman stevia dilakukan dengan memendam 1/3 bagian bibit, disiram dan ditutup dengan tanah. Jika suhu terlalu panas maka tanah disiram terlebih dahulu. Setelah ditanam penyiraman dilakukan setiap 3 hari sekali.

PEMELIHARAAN DAN PEMANENAN
• Pada saat bibit telah mulia tumbuh dilakukan pendangiran untuk merangsang pertumbuhan akar. Ketika telah tumbuh daun pertama setelah transplanting di areal dilakukan pengairan dan pemupukan untuk merangsang pertumbuhan cabang. Setiap tanaman mempunyai 4-6 cabang.
• Pada saat tinggi tanaman 50 cm, petik daun 20 cm dari bawah untuk dikeringkan kemudian disiram dan dipupuk serta dibumbun setinggi 3-5 cm.
• Pada saat tanaman setinggi 1 m, petik daun 50 cm dari bawah untuk dikeringkan kemudian dipupuk dan disiram.
• Pada musim gugur, ketika 50 % tanaman telah berbunga. Sisakan 15 cm batang dan yang lainnya dipanen.

PENGENDALIAN GULMA, HAMA DAN PENYAKIT
Pada tahap awal pertumbuhan stevia, jika gulma yang tumbuh cukup serius maka dapat digunakan spray rumput yang cocok untuk stevia. Tanaman stevia yang rusak dicabut dan disemprotkan disinfektan (Calcium carbonate). Karena stevia mudah sakit, maka kita dapat menggunakan pupuk untuk menjaganya agar tetap sehat. Pupuk tersebut juga untuk menjaga kesuburan tanah.

HASIL PANEN DAN STANDAR PEMASARAN
Jika teknologi yang digunakan tepat maka kita dapat menghasilkan 500 kg stevia kering per MU (?), pada musim panas panen dapat mencapai 400kg stevia kering. Standar stevia kering adalah daunnya utuh, hijau, tidak berjamur, tidak ada bintik sakit, glikosida >= 10 %, kadar air <= 5 % dan campuran <= 5 %.

About these ads

Perihal puputwawan
About me? I don't have more story or something to description about me..

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 30 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: